Donald Trump dan Merosotnya Peradaban Amerika

oleh -175 views

Venezuela dan Kembalinya Imperialisme Terbuka

Intervensi Amerika Serikat terhadap Venezuela di bawah Trump menjadi contoh paling jelas dari kembalinya praktik imperialisme langsung. Penangkapan Nicolás Maduro oleh pasukan AS dan pernyataan Trump tentang pengelolaan transisi Venezuela memicu kecaman luas.

Noam Chomsky menyebut pola ini sebagai continuity of imperial practice, di mana Amerika menggunakan narasi demokrasi untuk membenarkan kontrol geopolitik dan sumber daya. Venezuela, dengan cadangan minyak terbesar dunia, menjadi ilustrasi klasik dari apa yang disebut sebagai resource wars.

Menurut Richard Falk, profesor hukum internasional Princeton, tindakan semacam ini melemahkan legitimasi hukum internasional dan “mengembalikan dunia pada hukum rimba geopolitik.”

Trump dikenal memiliki basis kuat dari Kristen Evangelikal Zionis, sebuah kelompok yang secara teologis mendukung Israel bukan atas dasar keadilan universal, tetapi keyakinan eskatologis (Spector, 2009).

Baca Juga  Mourinho Dikaitkan Kembali ke Real Madrid, Perez Disebut Siapkan Kepulangan

Hubungan Trump dengan Benjamin Netanyahu memperkuat kritik bahwa kebijakan AS di Timur Tengah semakin bias dan tidak netral. Amerika memang sejak lama selalu menempatkan Israel sebagai anak kesayangannya. Inggris dan Amerika yang mensponsori berdirinya negara Israel pada 1948.

No More Posts Available.

No more pages to load.