DPP Partai Golkar Batalkan Penunjukan Iksan Tinggapy Sebagai Ketua DPRD Buru

oleh -104 views
Link Banner

Porostimur. com | Namlea: Kejutan datang dari DPP Partai Golkar dengan melakukan pembatalan SK penunjukan Iksan Tinggapy SH sebagai Ketua DPRD Buru periode 2019-2024, dan mengganti penunjukannya kepada Muhammad Roem Soplestunny SE sebagai satu satunya nama yang berhasil di calonkan DPP Partai Golkar sebagai ketua DPRD Kabupaten Buru, Periode 2019-2024.

Perobahan penunjukan pucuk pimpinan DPRD Kabupaten Buru Periode 2019-2024 itu tertuang dalam surat DPP Partai Golkar Nomor R-1I /GOLKAR/X/2019, tanggal 22 Oktober 2019 . perihal Pembatalan Surat DPP Partai GOLKAR Nomor: R-1109/GOLKAR/IX/2019 tanggal 13 September 2019 tentang Penetapan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru. Yang ditujukan kepada Ketua DPD Partai GOLKAR Provinsi Maluku di Ambon dan tanpa alasan prinsipil pembatalan surat yang jelas

Dalam Surat DPP Partai GOLKAR tersebut mempertegas bahwa DPP Partai GOLKAR membatalkan penetapan calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru atas nama Sdr. Iksan Tinggapy, SH serta menetapkan dan mengesahkan Sdr. Muhammad Rum Soplestunny, SE sebagai calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru dari Partai GOLKAR.

Baca Juga  Dalam Soal Pipa Line PT. IWIP, DPRD Halteng Dukung Sikap Warga

Pada point’ ketiga,kembali dipertegas tentang Penetapan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru a/n Sdr. Iksan Tinggapy, SH telah dinyatakan dicabut dan tidak berlaku.

DPP kemudian menginstruksikan kepada DPD Partai GOLKAR Kabupaten Buru melalui DPD Partai GOLKAR Provinsi Maluku untuk segera menindaklanjuti proses penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Buru tersebut.

Surat DPP terbaru ini diteken langsung oleh Ketua DPP PG, Airlangga Hartato dan Sekjen LODEWIJK F.Paulus serta diberi tembusan kepada Bendahara Umum DPP Partai GOLKAR, Korbid Kepartaian DPP Partai GOLKAR, Korbid PP Wilayah Timur DPP Partai GOLKAR dan Partai GOLKAR Kabupaten Buru.

Ketua DPD II PG Buru, Ramly Ibrahim Umasugi bahkan membenarkan isu tersebut.

“Surat pertama kepada saudara Iksan Tinggapy dinyatakan dicabut dan dibatalkan dan diganti dengan saudara Muhammad Roem Soplestuny,” jelas Ramly.

Ramly juga mengaku sudah mengirim surat kepada Sekwan dan menegaskan kemungkinan besok (hari ini.red) merupakan penetapan pimpinan DPRD Kabupaten Buru.

Baca Juga  Setelah 14 tahun, Arsenal Akhirnya Menang di Old Trafford

Ramly bahkan mengaku surat dari DPP PG itu sudah dimasukan ke Pengurus DPD I Propinsi Maluku sejak Rabu (23/10).

Sementara itu, Korda Buru – Bursel DPD I PG Maluku, Fuad Bachmid melalui siaran pers yang dikirim kepada wartawan menegaskan, jika benar besok diadakannya paripurna adalah besok. maka itu tidak bisa,

Bachdim mengatakan hal itu sangat menyalahi aturan karena hingga detik ini DPD I belum menerima surat Pembatalan Rekomendasi dari DPP dan penetapan Pimpinan DPRD baru.

“Lantas kira kira dasarnya apa pihak Sekwan bisa memproses usulan DPD II tanpa mengantongi surat pengantar dari DPD I, sementara di DPRD Kabupaten/Kota lain proses administrasi di sekretariat DPRD harus kantongi surat pengantar dari Provinsi, karena yang kita tahu persis penerbitan surat Rekomendasi oleh DPP itu harus ditujukan kepada DPD Provinsi, bukan DPD Kabupaten, coba cek baik baik surat yang ditujukan dalam isi surat itu, jadi pihak Sekwan jangan sembaranganlah, karena Golkar memiliki mekanisme,” ungkap Fuad Bachmid.

Baca Juga  Kepolisian Berhasil Mengamankan Barang Bukti Kasus Penipuan YAB

Timbul kecurigaan dari Fuad jika pimpinan sementara DPRD Buru telah masuk angin dengan memaksakan harus paripurna esok hari tanpa ada surat pengantar dari DPD I PG Maluku yang diteken ketua mereka, Ir Said Assagaff.

“Jangan dikira DPD II itu otonom, kita di Golkar itu berlaku anak tangga, diatas Kabupaten ada Provinsi, jika sekretariat paksakan itu maka pasti fatal,” kata Fuad.

Peringatan dari DPD I PG Maluku ini, ketua dewan sementara Dali yang dikonfirmasi ulang lewat pesan WA, mengatakan, jika dirinya cukup merujuk ke DPD II PG Buru dan rekomendasi DPP PG.

“Aturannya ktg hanya menerima surat Dari Partai politik stempat Yang di sertai rekom DPP, utk Yang di sampaikan diatas itu urusan internal golkar beta z campur,” sebut Dali lewat pesan WA. (ima)