DPR RI Nilai Perlu Perencanaan Lebih Baik Dalam Migrasi Siaran Analog ke Digital

oleh -167 views

Penyelenggara mux tersebut, yaitu Viva Group, MNC Group, Media Group, SCM Group dan Transmedia. Hal itu disampaikan mereka dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Digitalisasi Penyiaran dengan Komisi I DPR RI, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Berbagai persoalan dihadapi penyelenggara mux ini, mulai dari pembangunan infrastruktur untuk siaran TV digital yang menelan biaya besar yang kemudian di saat bersamaan diterpa pandemi COVID-19 yang bikin pendapatan stasiun TV berkurang secara signifikan.

“Di saat melaksanakan ASO ini, saya kira tidak dapat dipungkiri dunia terkena dampak COVID-19. Penerimaan penghasilan TV terkena cukup drastis, tapi kami juga harus membangun infrastruktur. Ini cukup berat di saat perekonomian seperti saat ini,” ungkap Direktur MNC Group Syafril Nasution.

Baca Juga  Tahanan Kasus Pemerkosaan Tewas di Rutan Polresta Ambon, 11 Personel Diperiksa Propam

Hal itu diamini Media Group, yang mana merebaknya virus Corona bikin kondisi keuangan perusahaan mengalami kerugian besar. Apalagi kondisi ekonomi ke depan masih stagnan dan belum pasti.

Sedangkan bagi SCM Group menilai bahwa implementasi ASO yang dilakukan dalam dua tahun ini terbilang cukup cepat dibandingkan dengan negara lain, misalnya di Australia penghentian siaran TV analog ke siaran TV digital itu sampai memakan waktu 3,5 tahun.

No More Posts Available.

No more pages to load.