Gelar Rakor, Pemprov Maluku Dan Pemda Malra Sepakat Kembangkan Kota Langgur

oleh -42 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sepakat untuk mengembangkan Langgur sebagai sebagai Ibukota Kabupaten Malra.

Kabupaten yang telah dimekarkan berdasarkan Undang Undang Nomor 31 Tahun 2007 yang menetapkan Langgur sebagai Ibukota Kabupaten Maluku Tenggara hingga kini.

Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anthon Loilisa mengatakan, setelah perpindahan ibukota, mengharuskan Kabupaten Maluku Tenggara meningkatkan pembangunan baik sarana maupun prasarana di Ibukota Langgur.

Pernyataan tersebut disampaikan Loilisa usai melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) antara Pemprov Maluku dengan Pemda Malra yang langsung dihadiri Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun bersama perangkat kerja daerah di lantai IV Kantor Gubernur Maluku, Jumat (24/6/2022).

Loilisa menegaskan, rakor pembagunan tersebut sesuai dengan RPJMD Tahun 2018 sampai 2023, yang mana pembangunan infrastruktur harus menjadi skala prioritas untuk dilaksanakan dalam Renstra RPJMD Tahun 2018.

Kata Loilisa, nantinya pada tahun 2023, akan difokuskan serta diarahkan pada pembangunan Kota Langgur. Lantaran itu, Loilisa sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Malra serta OPD yang hadir.

Baca Juga  Hanubun Bertindak Selaku Inspektur Upacara Memperingati HUT PGRI

“Kehadiran bupati bersama OPD ini memberikan sinyal selaku kepala daerah yang proaktif untuk menyampaikan aspirasi. Nah ini tentunya harus mendapat perhatian serius dari Pemprov,” tandas Loilisa.

Di tempat yang sama Bupati Malra Muhamad Thaher Hanubun sangat mengapresiasi pemerintah provinsi di mana dengan cepat merespon surat yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Malra.

“Kami sangat mengapresiasi pemprov yang dengan cepat merespon surat yang kami layangkan,” ungkap Hanubun.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Bappeda Provinsi Maluku dan Anggota DPRD Provinsi Maluku dan lebih khusus Gubernur Maluku,” tandasnya.

Kata Hanubun, selama ini dirinya terus lakukan koordinasi dengan Gubernur Maluku, dengan sasaran agar membangun Malra ke arah yang lebih baik.

Baca Juga  Pemkab Malra Bagi 500 Bendera Merah Putih di Pantai Wisata Pasir Panjang

“Kehadiran kami bersama OPD sebelumnya telah menyurati Pak Gubernur Maluku melalui Sekertaris Daerah untuk menyampaikan pokok pikiran terkait pembangunan Kabupaten Malra,” ujarnya.

Hanubun menjelaskan, sebagai kabupaten tertua yang berdiri sejak tahun 1953, telah memekarkan 4 kabupaten/kota, tentunya layak mendapat perhatian serius. “Dan Alhamdulillah Pak Anton mewakili Sekda Provinsi Maluku,” ungkap Hanubun.

Diakuinya, pada Tahun 2022 ini pembangunan di Kota Langgur tidak signifikan. Hanya sentuhan kecil saja, karena proses pembangunan selama ini dimulai dari desa/ohoi mengarah ke kota, dan saat ini pembangunan di setiap ohoi mengalami peningkatan.

Kendati demikian, kata Hanubun tahun 2023 selaku Bupati Kabupaten Malra tentunya merasa penting untuk terus melakukan koordinasi dengan Pemprov, dengan harapan bagaimana kabupaten tertua ini mendapat perhatian khusus mulai dari fasilitas umum dan jalan, termasuk pembangunan trotoar.

“Tentunya berhubungan dengan pemprov sehingga kedepan pada Tahun 2023, Langgur menjadi Ibukota yang indah dan damai,” harapnya.

Baca Juga  Bupati Minta Putra Daerah Malra Siapkan Diri Hadapi Seleksi CPNS dan P3K

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Amir Rumra pun mengapresiasi kehadiran Bupati Malra dan jajarannya yang cukup lengkap, dan ini yang pernah terjadi di Provinsi Maluku bahkan di wilayah Indonesia.

Rumra bilang, selaku anggota DPRD dia bukan hanya mendengar namun akan terus mengawal, apalagi dirinya selaku Anggota DPRD Provinsi Maluku asal dapil 6 asal Kabupaten Malra, Kota Tual dan Aru.

Rumra menegaskan, semua aspirasi tidak semua terjawab, namun akan akan menjadi perhatian pada APBD 2023, sehingga kami dari Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD Provinsi Maluku akan merespon terhadap usulan ini.

“Selaku Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, kami akan melakukan rapat dengan Sekda Provinsi Maluku bersama OPD terkait, sehingga penyerapan anggaran 2023 dapat menyentuh sasaran,” pungkasnya. (Saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.