Ia menjelaskan, tema HAJAT ke-775 yakni “Melestarikan Budaya Tanah Leluhur” mengandung pesan penting agar pemerintah dan masyarakat melakukan refleksi serta penataan kembali arah pembangunan, dengan menitikberatkan pada pembangunan karakter berbasis budaya dan agama.
“Tema ini mengajak kita semua untuk merefleksikan kembali nilai-nilai budaya dan agama sebagai dasar pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat Ternate dalam menghadapi tantangan modernisasi dan digitalisasi,” tegasnya.
DPRD Dorong Pengabdian dan Tanggung Jawab Kolektif
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Ternate Rusdi A. Im, ST. Ia menegaskan bahwa peringatan HAJAT ke-775 merupakan momentum monumental bagi masyarakat Ternate untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi daerah.
“Hari Jadi Ternate ke-775 ini adalah momentum bersejarah sekaligus pemantik semangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” ujar Rusdi.
Ia mengingatkan bahwa para pendahulu Ternate telah meletakkan fondasi kehidupan bermasyarakat melalui nilai-nilai dasar Kesultanan Ternate seperti Kie Se Gam, Magogugu, Matiti, dan Tomdi, yang hingga kini menjadi pedoman dalam kehidupan sosial, moral, dan keagamaan.
“Nilai-nilai dasar Kesultanan Ternate tersebut telah menjadi fondasi utama dalam membangun karakter masyarakat dan telah diintegrasikan dalam arah kebijakan pembangunan Kota Ternate,” jelasnya.










