DPRD Kepulauan Sula Diminta Dorong Pembangunan Rumah Adat dan Prioritaskan Imam Soa Gareha di Masjid Raya Sanana

oleh -364 views

Porostimur.com, Sanana – Masyarakat Desa Fatcei, Kecamatan Sanana, meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula agar membangun rumah adat Soa Gareha.

Hal itu diungkapkan salah satu warga Fatcei bernama Anto, ketika menghadiri kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota DPRD Kepulauan Sula Ramli Sade, Kamis (30/12/2021) malam.

“Kami meminta kepada bapak fewan untuk nantinya mendorong ke Pemda agar membangun rumah adat Soa Garaha, yakni rumah adat Suka Fagud, Suku Fahu, Suku Mangon dan Suku Fatcei, sehingga nantinya ada tempat pelestarian adat di masing-masing suku,” ujar Anto.

Hal senada juga disampaikan oleh Imam Desa Fatcei, As’at Soamole. As’at meminta DPRD Kepulauan Sula memiliki kepedulian dalam melestarikan adat Sula yang dinilainya makin hari jauh dari generasi Sula.

“Menyangkut dengan persoalan melestarikan adat Sula, mulai dari bahasa daerah Sula yang sebentar nanti Perdanya disahkan, kami sangat apresiasi karena masih ada kepedulian terkait pelestarian adat Sula,” katanya.

Baca Juga  Nurjaya Laporkan Dugaan Perjadin Fiktif DPRD Ternate Rp26 Miliar ke KPK

Selain itu, As’at juga meminta DPRD untuk mengusulkan ke Pemda Kepulauan Sula agar memprioritaskan Imam Soa Gareha di Masjid Raya Sanana.

“Mesjid Raya Al Istiqomah merupakan masjid raya Sula sekaligus masjid adat Sula, sehingga kami berkeinginan kedepannya kami imam Soa Garaha tidak disepelekan dan harus diprioritaskan. Kami berkeinginan selain dari komposisi Kemenag, MUI dan NU, imam Soa Gareha juga harus dipriotaskan agar tidak terkesan masjid raya itu hanya kami gunakan saat adat misalya salat Idul Fitri, setelah itu Pemda tarik kembali,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.