Antrean Mengular, Warga Mengeluh
Di sisi lain, warga mengaku antrean BBM kali ini lebih panjang dibanding hari biasa, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut bahkan memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular sejak pagi hingga sore hari di sejumlah SPBU, seperti kawasan Jalan Pantai Mardika (Belakang Kota), Kebun Cengkeh, Soabali, hingga titik lainnya.
Sejumlah warga bahkan harus mengantre sejak malam hari demi mendapatkan BBM. Salah satu sopir angkutan, Lutfi, mengaku telah datang sejak Minggu malam dan baru bisa mengisi pada keesokan harinya.
“Saya datang dari malam, tapi baru bisa isi pagi. Kadang juga sudah antre lama tapi tidak kebagian karena stok habis,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Arnold, pengendara lain yang mengaku telah mengantre sejak pukul 07.00 WIT namun belum juga mendapatkan BBM.
Kepadatan juga terlihat di sejumlah titik seperti Jalan Slamet Riyadi, kawasan Pohon Pule, hingga Wayame yang menjadi pusat distribusi BBM di Ambon.
Distribusi BBM di wilayah Maluku sendiri dilakukan melalui terminal dan depot Pertamina, termasuk di kawasan Wayame yang menjadi titik utama penyaluran ke SPBU dan lembaga penyalur lainnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski stok dinyatakan aman, lonjakan permintaan di lapangan tetap berdampak pada antrean panjang di SPBU. (red)











