Dua Gempa Di Atas M 5,0 Guncang Maluku Utara dan Danau Toba

oleh -180 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Hari ini, ada dua gempa berkekuatan di atas M 5,0 guncang Indonesia, tepatnya di Halmahera Barat, Maluku Utara dan Danau Toba.

Berikut laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang dirangkum porostimur.com.

1. Gempa Maluku Utara

Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara dengan magnitudo M 5,5.

Link Banner

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), setelah pendahuluan informasi parameter update, gempa bumi ini memiliki magnitudo M 5,2.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 18.46 WIT, Sabtu (27/3/2021) pada koordinat 1.59 LU dan 127.14 BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 56 km arah Barat Laut Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 119 km.

Kendati lokasi gempa bumi ini berada di laut, tetapi hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

Baca Juga  Gempa M 2,9 Terjadi di Kairatu Maluku

Bambang mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan oblique turun (reverse oblique fault).

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi antara Lempeng Mikro Laut Maluku dan Lempeng Filipina,” kata dia.

Bambang menyebutkan getaran guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Bitung dan Tahuna dengan skala intensitas II-III MMI.

Di mana getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” ujarnya.

2. Gempa danau Toba

Baca Juga  Kubu Mantu Jokowi 14 Kali Langgar Protokol Kesehatan di Pilkada Medan

Selain Maluku Utara, gempa bumi tektonik bermagnitudo M 5,0 juga mengguncang wilayah Danau Toba ini terjadi pada pukul 15.46 WIB, Sabtu (27/3/2021), tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), setelah pendahuluan informasi parameter update gempa bumi ini memiliki magnitudo M 5,0.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.43 LU dan 98.96 BT.

Lokasinya tepat berada di darat pada jarak 11 kilometer Barat Laut Kota Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada kedalaman 137 kilometer.

Bambang berkata, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat dari aktivitas subduksi.

Baca Juga  Kubu Bagus Optimis Menang di Pilkada Tikep

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault),” kata dia.

Kendati tidak berpotensi tsunami, tetapi berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini berpotensi menimbulkan guncangan di Samosir I-II MMI.

Dalam kondisi guncangan gempa ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Sementara itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 23.15 WiT, Sabtu (27/3/2021) belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Namun, masyarakat diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” ucap dia. (red)