Dua Hari Usai Gempa, Tulehu Gelap Gulita

oleh -346 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Negeri Tulehu, Ibukota Kecamatan Salahutu di Pulau Ambon, menjadi salah satu wilayah yang paling rusak akibat gempa berkekuatan 76.8 skala Richter (SR). Wilayah itu kini bagai kota mati pada malam hari.

Penelusuran porostimur.com dari dari Dusun Hurnala II hingga hingga Jembatan Dua, Sabtu (28/9/2019) malam, tak ada penerangan di sepanjang perjalanan. Listrik masih padam sejak gempa yang mengguncang dua malam sebelumnya.

Di sepanjang jalan terlihat rumah-rumah warga yang roboh. Rumah-rumah itu sebagian telah kosong ditinggal mengungsi oleh penghuninya.

Selain gelap, suasana sepi juga menyelimuti jalanan. Tak ada aktivitas warga maupun pengungsian di pinggir jalan. Warga kebanyakan memgungi ke kebun dan bukit-bukit di belakang desa.

Hingga malam hari Tulehu dan sekitarnya masih gelap gulita. Di mana listrik masih belum dinyalakan oleh pihak terkait.

Baca Juga  Pengkhianatan Aktivis 1998 di Istana dan Parlemen

Selain lampu belum dialiri listrik, wilayah Tulehu, sampai saat ini masih dilanda gempa bumi dengan skala kecil dan tidak membahayakan bagi masyarakat sekitar.

“Gempa susulan di Tulehu masih terus berlangsung semenjak pagi tadi ini, tapi tidak begitu besar dan tidak membahayakan,” kata Kayum Lestaluhu salah satu warga Tulehu.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6.8 skala richter meluluhlantahkan Negeri Tulehu dan Liang, di Pesisir Leitimur Pulau Ambon, Kamis 26 September 2019. (red)