Dugaan Manipulasi Progres Proyek Jembatan Ake Busale Mencuat, Kontraktor Bilang Begini!

oleh -39 views
Dugaan manipulasi laporan progres fisik proyek pembangunan Jembatan Ake Busale pada ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Kabupaten Halmahera Selatan, mencuat. Dugaan tersebut berkaitan dengan pengajuan pembayaran pekerjaan yang disebut tidak sesuai dengan kondisi fisik proyek di lapangan.

Konsultan pengawas proyek, Ais, juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

Hal serupa terjadi saat redaksi berupaya menghubungi Faisal Anwar alias Opo. Pesan singkat maupun panggilan telepon yang disampaikan belum mendapat respons.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara, Ahmad Purbaya, juga belum memberikan keterangan terkait informasi pengajuan pembayaran tersebut.

Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih menunggu penjelasan resmi dari PPK, konsultan pengawas, BPKAD, maupun pihak yang disebut mengendalikan proyek.

Kontraktor Sebut Progres Sudah Capai 41 Persen

Direktur CV Wosso Mobon, Reza Buang, mengakui pihaknya telah mengajukan permintaan pembayaran berdasarkan progres pekerjaan sebesar 41 persen.

Baca Juga  Budaya Pelangi LGBTQ

Namun, ia membantah jika angka tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menurut Reza, persentase tersebut dihitung berdasarkan hasil mutual check awal (MC-0) hingga perkembangan pekerjaan terakhir, termasuk pekerjaan tulangan abutmen dan pengecoran tiang sumuran.

“Pencapaian progres ini saya presentasikan ke dinas sebelum permintaan pembayaran termin. Hitungan ini sesuai tim rekap data internal kami,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Reza juga meluruskan bahwa pembayaran yang diajukan bukan merupakan termin pertama sebagaimana beredar, melainkan termin kedua karena termin pertama telah dilakukan melalui pencairan uang muka sebesar 30 persen.

No More Posts Available.

No more pages to load.