BGW juga mengingatkan pemerintah agar belajar dari berbagai proyek investasi berskala besar di daerah lain yang justru meninggalkan ketimpangan sosial. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat di sekitar kawasan investasi yang tetap hidup dalam keterbatasan, sementara manfaat ekonomi lebih banyak dinikmati investor maupun pihak-pihak dari luar daerah.
“Kami mengingatkan agar masyarakat di daerah terdampak jangan sampai kembali menghadapi persoalan baru yang mengganggu kehidupan mereka hanya karena adanya Proyek Gas Abadi Blok Masela,” ujarnya.
Karena itu, DPRD Maluku tetap memberikan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mengembangkan proyek tersebut demi kepentingan negara, pembangunan daerah, sekaligus kesejahteraan masyarakat Maluku.
Konten Lokal dan Pelibatan Putra Daerah
Selain perlindungan terhadap masyarakat adat, Benhur menilai keberadaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Konten Lokal menjadi instrumen penting untuk memastikan manfaat ekonomi Blok Masela benar-benar dirasakan masyarakat Maluku.
Regulasi tersebut diharapkan mampu menjamin penyerapan tenaga kerja lokal, keterlibatan kontraktor daerah, pengusaha lokal, hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha baru yang mengikuti perkembangan investasi Gas Abadi Blok Masela.









