Menurutnya, Musrenbang menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah agar setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang ini adalah ruang strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Di tengah tekanan fiskal akibat dinamika global dan kebijakan nasional, pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih efektif dan inovatif.
“Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Inilah momentum untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Proyek Strategis dan Program Prioritas Digenjot
Sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Maluku mulai menunjukkan perkembangan, di antaranya pengembangan Blok Masela, pembangunan Bendungan Wayapo, serta Maluku Integrated Port.
Selain itu, program-program yang menyentuh langsung masyarakat juga terus didorong, seperti pembangunan rumah layak huni, makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
Raih Penghargaan dan Keluar dari Zona Merah
Dari sisi tata kelola pemerintahan, Maluku juga mencatat berbagai capaian. Daerah ini berhasil keluar dari zona merah dan masuk ke zona hijau dalam penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK.









