Eksistensi Pemuda di Era Digitalisasi untuk Kemajuan Bangsa dan Negara

oleh -251 views
Link Banner

Oleh: Muhammad Junaldi Jufri, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unpatti

Pemuda adalah salah satu tonggak yang paling kuat dalam pondasi suatu bangsa, Tidak dapat dipungkiri bahwa benar adanya, eksistensi pemuda dalam suatu bangsa sebagai mesin perubahan, Sejarah mencatat peristiwa peristiwa besar yang terjadi di dunia tak lepas dari peran kaum Muda, tak terkecuali di negara kita Indonesia.

Tonggak awal persatuan bangsa indonesia di tandai dengan Kongres Sumpah Pemuda yang di prakarsai oleh pemuda pemuda yang datang dari berbagai pelosok negara ini untuk dimana berikrar dan menyatukan Visi dan misi untuk tercapai yang namanya Persatuan Indonesia. Oleh karena itu, Ekistensi Pemuda sangatlah urgent bagi suatu bangsa karena pemuda adalah tulang punggung bangsa.

Menurut data demografi Indonesia menyebutkan bahwa jumlah pemuda di indonesia sesuai dengan UU No 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan, dengan rentang usia antar 16-30 tahun berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5% dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014. Jika dilihat dari sisi kuantitas, angka 24,5% ini cukuplah besar.

Diperkirakan antara tahun 2020 sampai tahun 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut bonus demografi. Melihat data yang disajikan ini, maka peluang pemuda sangatlah terbuka lebar dalam menentukan arah bangsa ini kedepan apalagi di dalam era digitalisasi yang semakin marak akhir akhir ini.

Baca Juga  Soal sepele, ibu kandung dibantai anak kandung

Di era digitalisasi sekarang ini dimana penggunaan teknologi informasi seperti Internet sudah bukan lagi hal baru, namun sudah menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan khalayak ramai saat ini, tidak terkecuali pemuda. Maka ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi para pemuda dalam menyikapinya, jika tidak disikapi dengan bijak maka menjadi bomerang bagi dirinya sendiri, namun jika disikapi dengan bijaksana barang tentu akan menjadi batu loncatan yang baik bagi pemuda.

Oleh karena itu, eksistensi pemuda di era digitalisasi sangat diperhitungkan sebab dalam menyongsong bonus demografi indonesia kedepan tentunya pemuda harus dapat beradaptasi dengan era digitalisasi yang mana pemuda dituntut untuk mempunyai skill atau keahlian untuk bertahan di tengah pusaran dunia digitalisasi yang sangat dinamis.

Baca Juga  Kisah Wali Songo Sunan Muria, Dakwah Pakai Pendekatan Budaya hingga Topo Ngeli

Di dalam dunia digital yang serba dinamis seperti ini, prospek pemuda dalam menentukan arah kemajuan bangsa sangat diperhitungkan. Kemajuan suatu bangsa tidak hanya dilihat dari segi materialnya saja namun juga perlu melirik Kualitas Sumber Daya Manusianya. Jika pemuda hari ini mempunyai kemampuan skill yang memadai maka tidak menutup kemungkinan tingkat kemajuan bangsa ini akan terus naik. apalagi kemampuan memanfaaatkan kemajuan teknologi digitalisasi seperti ini.

Kita bisa lihat beberapa room model seperti Nadiem Makarim, mantan CEO Gojek yag bergerak di bidang transportasi, Ahmad Zaky, Founder dari sebuah situs e-commerce bernama Bukalapak yang bergerak di bidang situs belanja online, Belva devara CEO dari situs belajar online yaitu Ruang Guru yang bergerak di bidang pendidikan berbasis digital , mereka semua adalah pemuda pemuda yang bisa memanfaatkan perkembangan teknologi digitalasasi, dan dibarengi dengan kemampuan skill yang baik. Mereka ini bisa menjadi contoh bagi anak anak muda yang lain untuk bisa mengeluarkan kemampuannya yang nantinya berguna untuk kemajuan bangsa dan negara kedepan.

Baca Juga  Pemda Maluku Tenggara Lestarikan Budaya Maren di Ve’e Kes Yang

Jadi kunci dari kemajuan bangsa ini berada di pundak pemuda maka dari itu sudah seharusnya, pemuda benar benar memahami situasi kondisi global yang dinamis dan serba digital ini guna untuk memanfaaatkan prospek peluang kedepan dan juga pemuda dituntut untuk kreatif serta inovatif dalam memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.