Ia menyampaikan bahwa ekonomi kreatif di Maluku Utara tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal.
“Budaya kita, seni kerajinan, dan pariwisata lokal adalah aset besar yang perlu didorong. Dengan kebijakan yang tepat, Maluku Utara bisa menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia,” jelasnya.
Terakhir, Qassam mengapresiasi upaya pemerintah pusat yang semakin memperhatikan potensi daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita semua berharap kolaborasi lintas kementerian ini mampu mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di daerah-daerah. Maluku Utara siap menjadi bagian dari upaya ini untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan memajukan budaya lokal,” pungkasnya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









