Ia menekankan, “Warga sipil di Gaza, menghadapi kelaparan, kehilangan tempat tinggal, trauma, putus asa ingin perang ini berakhir, kini menghadapi pemboman baru, pengungsian baru, dan penderitaan baru.”
Pengungsian Tidak Dapat Dibenarkan Secara Moral
“Wakil Ketua DPR, kita sekarang memasuki fase baru yang gelap dalam konflik ini,” ujar Lammy, seraya menambahkan, “Pemerintah Netanyahu berencana mengusir warga Gaza dari rumah mereka ke sudut Jalur Gaza di selatan dan mengizinkan mereka mendapatkan sebagian kecil bantuan yang mereka butuhkan.”
Ia menunjukkan pada hari Senin Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich “bahkan berbicara tentang pasukan Israel yang ‘membersihkan’ Gaza, ‘menghancurkan apa yang tersisa’, tentang penduduk Palestina yang ‘dipindahkan ke negara ketiga’.”
“Kita harus menyebut ini sebagaimana adanya. Ini adalah ekstremisme. Ini berbahaya. Ini menjijikkan. Ini mengerikan. Dan saya mengutuknya dengan kata-kata yang paling keras,” tegas Lammy.
Ia menyebut, “Pemindahan yang direncanakan terhadap warga Palestina dari Gaza secara moral tidak dapat dibenarkan, sama sekali tidak proporsional dan sama sekali kontraproduktif.”
sumber: sindonews











