Porostimur.com, Tobelo – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengalami dua kali erupsi pada Rabu pagi (21/5/2025). Erupsi pertama Gunung Dukono terjadi pada pukul 05.52 WIT dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu erupsi Gunung Dukono teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut.
Erupsi kedua terjadi pada 06.25 WIT, dengan tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.600 meter di atas puncak, atau sekitar 2.687 meter di atas permukaan laut. Kolom abu erupsi kedua Gunung Dukono teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
“Selalu sediakan masker penutup hidung dan mulut,” katanya.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.









