Golkar, Semakin Goyang Semakin Rindang

oleh -667 views
Jannus Siahaan

Kekuatan politik Cendana melemah di dalam Partai Golkar setelah Orde Baru tumbang. Sehingga model relasi kekuasaan di dalamnya kembali ke interaksi kepentingan faksi-faksi politik internal partai.

Namun akibat terlalu banyaknya kekuatan yang ada di dalamnya, untuk memunculkan satu sosok sangatlah sulit.

Sehingga satu per satu faksi dan figur di dalam Partai Golkar hengkang, lalu mendirikan partai sendiri. Partai Gerindra, Partai Hanura, dan Partai Nasdem adalah beberapa di antaranya.

Namun dengan hengkangnya beberapa figur besar dari Partai Golkar tidak memunculkan satu kekuatan tunggal di dalam Golkar.

Artinya, Partai Golkar tetap seperti sedia kala, yang dihuni oleh faksi-faksi politisi karier nan handal di satu sisi, namun juga tetap menjadi kader yang loyal berada di bawah naungan pohon beringin di sisi lain.

Baca Juga  Gunung Karangetang Meletus, Pemkab Sitaro Belum Berlakukan Evakuasi Warga

Hal itu terbukti dari raihan suara Partai Golkar yang tetap signifikan dari waktu ke waktu, berkat kerja serius kader-kader handalnya, mulai dari pusat sampai ke level akar rumput.

Solid dan konsistennya raihan suara Partai Golkar tersebut mau tak mau menjadi incaran banyak pihak yang ingin menjadikan Golkar sebagai “alat tawar”, baik untuk memajukan calon penguasa baru ataupun untuk mendapatkan bagian dari kekuasaan yang baru terbentuk.

No More Posts Available.

No more pages to load.