“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengikat persaudaraan, penguat pelayanan, dan dasar sinergi dengan pemerintah, demi Maluku yang maju, sejahtera, dan damai—par Maluku pung bae,” tandas Gubernur.
Perayaan iman di Negeri Ouw hari itu pun menjadi lebih dari sekadar seremoni—ia menjelma sebagai kesaksian hidup bahwa iman yang dirawat dengan setia mampu menembus zaman dan tetap menyala hingga kini. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










