Gunung Karangetang Muntahkan 145 Juta Meter Kubik Magma

oleh -372 views

Berdasarkan laporan PVMBG, Gunung Karangetang merupakan gunung api paling aktif di Indonesia dengan seringnya mengalami kejadian erupsi hampir setiap tahun. Karakteristik erupsinya berupa erupsi eksplosif tipe strombolian serta pertumbuhan kubah lava yang sering diikuti oleh kejadian guguran lava.

Bahaya Gunung Karangetang umumnya diakibatkan oleh guguran lava dari kubah lava dan bahaya sekunder berupa lahar.

Risiko bahaya semakin tinggi karena daerah di sekitar Gunung Karangetang memiliki jarak antara batas pantai dengan pusat erupsi hanya lebih kurang empat kilometer dan di dalam area itu juga terdapat banyak pemukiman.

Oktory menuturkan Gunung Karangetang selalu mengalami aktivitas vulkanik berupa dinamika gempa yang berasosiasi dengan suplai magma yang terjadi hampir tiap hari. Akan tetapi, output yang didominasi oleh gempa embusan dan gempa guguran justru baru muncul pada Januari 2022 sampai Februari 2023.

Ketika guguran itu sudah muncul, maka ada lava yang keluar dari Gunung Karangetang, kemudian membeku dengan cepat.

Baca Juga  Penindasan Kaum Intelektual

Seismogram masih menunjukkan peningkatan output magma pada Oktober 2022 hingga kini. Seismik mengindikasikan masih adanya pergerakan magma dengan pelepasan berupa lava, guguran, dan embusan intensif pada Februari 2023.

No More Posts Available.

No more pages to load.