Gunung Karangetang Muntahkan 145 Juta Meter Kubik Magma

oleh -374 views

Satelit thermal belum merekam adanya hotspot di puncak Gunung Karangetang secara signifikan. Satelit thermal masih mengindikasikan efusi atau aliran lava ke permukaan dengan intensitas rendah.

Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang dicirikan oleh pertumbuhan kubah lava yang terus bertambah umumnya terjadi pada kawah utama (bagian selatan). Karakteristik erupsi Gunung Karangetang adalah erupsi efusif atau leleran lava.

Fenomena yang terjadi di Gunung Karangetang bukan volume abu vulkanik, tetapi asap yang dihasilkan oleh kontak pendinginan aliran lava (dengan hujan lokal) yang mencapai 400 sampai 500 meter ke atas puncak.

Menurut Oktory, erupsi gunung api tersebut tidak akan secara langsung mengakibatkan gangguan penerbangan. “Belum ada sejarahnya erupsi Gunung Karangetang mengganggu penerbangan, tetapi kalau kita lihat dari atas pesawat ada sinar terang, itu api abadi Siau,” paparnya. (red/republika)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.