Sebagai personel TNI dan Polri, Irjen Latif meminta untuk harus mempunyai jiwa Nasionalis yang kuat. Sehingga bisa menyelesaikan permasalahan konflik yang terjadi di wilayah Maluku.
“Polda Maluku tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan rekan – rekan dari Kodam Pattimura yang sangat cepat membantu sehingga kami sangat berterima kasih kepada Panglima dan seluruh jajaran,” ungkapnya.
Irjan Latif mengaku setiap ada persoalan, dirinya bersama Panglima selalu merespon dengan cepat. Hal itu dilakukan agar masalah itu tidak naik ke permukaan, sehingga tidak memunculkan persoalan baru.
Ia mengatakan, Polda Maluku saat ini mempunyai program Basudara Manise. Tujuannya untuk menciptakan Maluku yang aman, damai dan sejahtera.
“Sebab saat ini di daerah lain sudah maju meninggalkan kita yang masih mengurusi masalah pertikaian dan bentrok antar warga. Sehingga saya sangat berharap kita semua bisa berkolaborasi dalam menjaga Maluku ini,” harapnya.
Di sisi lain, Irjen Latif juga mengajak para Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar dapat bersinergi untuk membantu pemerintah daerah dalam penanganan Stunting di wilayah Maluku.
Menurutnya, TNI dan Polri sudah sejak lama mendukung program pemerintah. Diantaranya mulai dari sosialisasi cara pemakaian alat kontrasepsi, penggunaan pil KB, hingga penanganan masalah covid-19. Termasuk penyaluran vaksinasi covid-19 bersama unsur terkait. “Sehingga saya rasa hal seperti ini bukan barang baru lagi, olehnya itu apa yang menjadi program pemerintah harus kita bantu dan dukung,” harapnya.











