Halbar Jadi Tuan Rumah SSTC dan Farmer to Farmer, Tim Kemensetneg-Kemendes PDT Survei Empat Desa

oleh -50 Dilihat
Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, dipersiapkan menjadi salah satu lokasi penting dalam pelaksanaan program South-South and Triangular Cooperation (SSTC) dan Farmer to Farmer yang melibatkan delegasi dari sejumlah negara berkembang di Asia dan Afrika.

Empat Desa Disurvei, Kesiapan Fasilitas Jadi Perhatian

Fadli mengungkapkan, sedikitnya empat desa menjadi sasaran survei tim pendahulu, yakni Desa Tuada, Guaemaadu, Toboso, dan Lako Akediri.

Survei dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan utama pada November mendatang. Tim pusat, kata Fadli, perlu memastikan kesiapan seluruh aspek pendukung sebelum delegasi internasional tiba di Halbar.

“Tim pusat lebih dulu melakukan survei kelayakan atau kesiapan di empat desa untuk kunjungan delegasi internasional,” ujarnya.

Menurut Fadli, sejumlah aspek menjadi perhatian dalam survei tersebut. Di antaranya kelayakan fasilitas lokal, akomodasi, akses transportasi hingga kesiapan kelompok tani yang nantinya menjadi bagian penting dalam agenda kunjungan.

“Kegiatannya dilaksanakan pada tanggal 16-19 November 2026. Jadi tim turun menilai kelayakan fasilitas lokal, akomodasi, akses transportasi, serta kesiapan kelompok tani setempat dalam menerima kunjungan delegasi internasional nanti,” terang Fadli.

Baca Juga  Puskesmas Un Tual Data 90 Usaha Pangan, Higienitas Jadi Perhatian

Halbar Dipilih karena Dinilai Berhasil Jalankan Program TEKAD

Fadli menjelaskan, program SSTC nantinya melibatkan enam negara berkembang dari kawasan Asia dan Afrika. Sementara program Farmer to Farmer akan melibatkan sejumlah kabupaten pelaksana Program TEKAD.

Beberapa daerah yang disebut mengikuti agenda Farmer to Farmer antara lain Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Tengah, dan Manokwari.

No More Posts Available.

No more pages to load.