Karier perfilman Ballal dimulai dengan proyek dokumenter “No Other Land,” yang ia sutradarai bersama Basel Adra, Yuval Abraham, dan Rachel Szor.
Film ini, yang diproduksi antara tahun 2019 dan 2023, menggambarkan pengalaman komunitas Palestina di Masafer Yatta yang menghadapi upaya pemindahan paksa oleh rezim apartheid Zionis dan pemukim Israel.
“No Other Land” menyoroti persahabatan unik antara aktivis Palestina dan jurnalis Israel dalam mendokumentasikan realitas di lapangan.
Film tersebut pertama kali ditayangkan di Festival Film Internasional Berlin ke-74 (Berlinale) pada tahun 2024 dan meraih penghargaan Berlinale Documentary Award serta Panorama Audience Award untuk Film Dokumenter Terbaik.
Selain itu, film ini juga meraih penghargaan Best Documentary pada British Academy Film Awards ke-78 dan penghargaan Best Director dari International Documentary Association pada tahun 2024, yang dibagikan bersama para sutradara lainnya.
sumber: sindonews









