Menutup kegiatan, Jofi kembali menegaskan bahwa menjaga situs sejarah bukan hanya soal melindungi fisik, tetapi juga merawat ingatan kolektif masyarakat.
“Semoga kepedulian terhadap warisan budaya di Pulau Obi bisa terus dijaga bersama,” pungkasnya. (Red)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









