“Untuk karya-karya yang sudah saya nyanyikan, lebih ke lagu Hip Hop yang tak jauh dari budaya dan adat seatorang Moloku Kie Raha,” pungkasnya.
Dia menegaskan, kehadiran dirinya dalam mengikuti iven Hip Hop Festival ini, karena diundang langsung dari panitia.
“Saya merasa ini adalah undangan terhormat untuk saling berkolaborasi dan membesarkan satu sama lain,” ucapnya.
“Iven Hip Hop Festival sangat luar biasa, mereka membuat acara sangat sangat menarik sekali. Tak hanya itu, tim dalam panitianya semua solid selama saya ikut acara Hip Hop. Papua Hip Hop Festival ini salah satu yang terbaik,” jelasnya.
Respon dari masyarakat Papua, menurut dia, mereka yang nonton sangat luar biasa dan bangga. Karena penilaian mereka, bahwa ada musik Hip Hop yang di campur dengan instrumen tradisional Maluku Utara (musik viol) dan tarian Soya – Soya dari Maluku Utara.
Di berharap, Papua Hip Hop Festival terus berlangsung dan tak berhenti paska iven tersebut. Sebab banyak anak-anak muda yang baru memulai masuk di dunia musik Hip Hop dapat berkarya.
“Anak muda tak sekedar menjadi penonton di negeri sendiri, tetapi lebih kreatif, inovatif, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan moderenitas untuk menciptakan karya yang berkualitas,” harapnya. (Mansyur Armain)





