Hilang 8 Hari, Nelayan Kawio Ditemukan Selamat di Perbatasan Filipina

oleh -311 views
Nelayan adal Kawio, Sangihe, Sulawesi Utara, (kanan) ditemukan di perbatasan Indonesia–Filipina, setelah delapan hari hilang. (./Istimewa)

Porostimur.com, Sangihe – Harapan yang sempat redup kini menyala kembali di Pulau Kawio, Kecamatan Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Seorang nelayan bernama Muksin Pangumpia (50), yang sebelumnya dikabarkan hilang selama delapan hari di laut, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh sebuah kapal penangkap ikan asal Filipina.

Kabar penemuan itu membawa lega bagi keluarga dan warga kampung, yang sejak Senin (14/7/2025) diliputi kecemasan setelah Muksin tak kunjung kembali dari melaut.

Ditemukan oleh Kapal Filipina di Perairan Perbatasan

Muksin ditemukan oleh Fatima Fishing Vessel, sebuah kapal ikan asal Filipina yang sedang beroperasi di Laut Sulawesi, tepat di wilayah perbatasan laut Indonesia–Filipina.

Kabar tersebut pertama kali diterima oleh Ester Sangel, warga Kampung Marore, pada Jumat (18/7/2025), dari keluarganya di Bitung yang mendapat informasi dari jejaring nelayan internasional. Kabar itu segera disampaikan ke aparat kampung dan pihak kepolisian setempat.

Baca Juga  Bupati Malra Tekankan Pustu sebagai Simbol Kebersamaan dan Pelayanan Kesehatan

“Nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan saat ini masih berada di kapal Filipina. Kapal itu dikabarkan akan menuju ke Pelabuhan Gensan, Filipina, untuk menyerahkan yang bersangkutan ke otoritas Coast Guard setempat,” ujar Mr. Lamberto Angel, petugas Border Crossing Officer (BCO) Marore, Rabu (23/7/2025).

No More Posts Available.

No more pages to load.