Indonesia Tak Akan Selamat?

oleh -33 views

Indonesia tidak akan selamat jika jumlah penduduk yang besar hanya menjadi kebanggaan statistik. Sebab jumlah manusia tidak otomatis melahirkan kekuatan. Bonus demografi dapat menjadi berkah, tetapi juga dapat berubah menjadi beban.

Kecuali pendidikan, kesehatan, keterampilan, dan pembentukan karakter ditempatkan sebagai investasi nasional yang paling utama. Sebab yang menentukan masa depan bukan berapa banyak manusia yang kita miliki, melainkan berapa banyak manusia yang mampu berpikir, berkarya, dan menciptakan nilai bagi sesamanya.

Indonesia tidak akan selamat jika ilmu pengetahuan kehilangan tempat terhormat dalam kehidupan bangsa. Jika sensasi lebih dihargai daripada prestasi. Jika keramaian lebih dipuja daripada pemikiran. Jika jawaban lama terus diulang ketika zaman sedang melahirkan pertanyaan-pertanyaan baru.

Baca Juga  Kejati Maluku Periksa Pejabat Askrindo dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Jalan Namlea

Kecuali bangsa ini kembali meninggikan martabat guru sebagai pengembang kualitas manusia, memuliakan tradisi keilmuan, memperkuat riset, dan memberi tempat terhormat kepada mereka yang bekerja dalam kesunyian untuk memperluas batas pengetahuan dan membuka kemungkinan-kemungkinan baru bagi masa depan.

Indonesia tidak akan selamat jika korupsi terus menggerogoti sendi-sendi kehidupan bersama. Sebab yang dihancurkan korupsi bukan hanya uang negara, melainkan kepercayaan. Dan ketika kepercayaan runtuh, hukum kehilangan wibawa, institusi kehilangan kehormatan, dan masyarakat kehilangan keyakinan bahwa kejujuran masih memiliki arti.

No More Posts Available.

No more pages to load.