Vikram menjelaskan, Empowering Indonesia Report 2024 mengusung lima inisiatif strategis yang diperlukan untuk melakukan transformasi secara berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045, meliputi pemanfaatan potensi kota sekunder, peningkatan ekonomi digital hingga pelosok pedesaan di area rural, penguatan peran UMKM, peningkatan teknologi dalam sektor pertanian, serta pemberdayaan perempuan.
“Berdasarkan riset, diproyeksikan bahwa ekonomi digital Indonesia akan mencapai Rp1,8 triliun pada tahun 2027,” pungkasnya.
Founder and Chief Executive Officer Twimbit Manoj Menon, menambahkan, pihaknya merasa terhormat, dapat terlibat dan mendukung inisiatif dalam membuka pintu bagi pertumbuhan berkelanjutan melalui “Empowering Indonesia Report 2024”.
“Dengan proyeksi hingga tahun 2027, kami yakin langkah ini akan menjadi pondasi yang kuat untuk mewujudkan transformasi yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tukasnya.
Sementara itu, Digital Entrepreneur Raymond Chin, mengatakan, pertumbuhan di luar kota metropolitan menjadi sebuah langkah tepat untuk mewujudkan inklusi ekonomi yang lebih luas di Indonesia.
“Dengan menjelajahi potensi daerah-daerah di luar kota besar hingga desa terpencil, mewujudkan peluang tanpa batas untuk kemajuan yang lebih besar dan kesempatan yang lebih luas. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, saya yakin bahwa kolaborasi dan inovasi dapat mewujudkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” ungkapnya.









