Sarmuji menilai kader yang tidak memiliki peran dan manfaat bagi masyarakat di lingkungan terdekat perlu mendapatkan pembinaan dan peningkatan kapasitas.
“Kalau ada kader Golkar yang tidak punya manfaat di RT dan RW-nya, itu perlu kita panggil untuk segera kita upgrade,” ujarnya.
Bagi Sarmuji, keberadaan kader Golkar di tengah masyarakat harus tercermin melalui tiga hal: memiliki pengaruh, memiliki peran, dan memberikan manfaat.
Prinsip itu, kata dia, harus berlaku bukan hanya ketika kader membutuhkan suara masyarakat, tetapi sepanjang dirinya menjalankan amanah sebagai bagian dari Partai Golkar.
(Kayla)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









