Begitulah bait syair Imam Syafi’i menceritakan kerinduannya terhadap Gaza.
Lahir dan Wafatnya Imam Syafi’i
Imam Syafi’i bernama lengkap Muhammad bin Idris bin ‘Abbas bin ‘Usman bin Syaafi’ bin Saaib bin ‘Ubaid bin ‘Abdu Yazid bin Haasyim bin ‘Abdul Mutthalib bin ‘Abdul Manaf. Beliau adalah pendiri mazhab Syafi’i yakni mazhab fikih dalam suni yang sangat banyak pengikutnya.
Ustaz Teuku Khairul Fazli Lc dalam buku Ushul Fiqih Mazhab Syafi’i yang diterbitkan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan biografi singkat Imam Syafi’i. Ia menceritakan kelahiran dan wafatnya Imam Syafi’i.
Imam Syafi’i merupakan satu-satunya imam mazhab dari keturunan Quraisy. Nasabnya tersambung kepada Rasulullah SAW melalui ‘Abdul Manaf. Rasulullah SAW bersabda, “kepemimpinan itu dari kalangan orang-orang Quraisy.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Imam Fakhrurrazi salah satu ulama besar yang bermazhab Syafi’i berkata, Jurjani merupakan satu ulama dari kalangan mazhab Hanafi yang mencela nasabnya Imam Syafi’i.
Beliau juga berkata bahwa pengikut mazhab Maliki tidak mengakui bahwa nasab Imam Syafi’i berasal dari Quraisy. Bahkan mereka beranggapan Syaafi’ yakni kakek ketiga Imam Syafi’i adalah budak Abu Lahab. Cerita hoaks ini sudah dibantah oleh mayoritas ulama pengikut mazhab Syafi’i.









