Inilah Syair Rindu Imam Syafi’i tentang Tanah Kelahirannya Gaza

oleh -14 Dilihat
Bila Imam Syafii masih hidup, entah bagaimana perasaannya saat ini menyaksikan kondisi Gaza tanah kelahirannya digenangi oleh darah-darah manusia tak berdosa. Karena, di saat beliau masih hidup sempat menulis sebuah syair kerinduan terhadap kampung halamannya itu

Imam Nawawi mengatakan, ulama sepakat bahwa Imam Syafi’i lahir pada tahun 150 Hijriyah yang bertepatan dengan tahun wafatnya Imam Abu Hanifah. Imam Yaqut berkata, Imam Syafi’i lahir pada hari wafatnya Imam Abu Hanifah. Walaupun mayoritas ulama tidak memperhitungkan pendapat ini.

Para ulama berselisih pendapat mengenai di mana Imam Syafi’i dilahirkan. Ada tiga pendapat. Pertama, Imam Syafi’i dilahirkan di Gaza pada tahun 150 H. Pada umur tiga tahun pindah ke Makkah. Kedua, Imam Syafi’i dilahirkan di ‘Asqalan, jarak antara ‘Asqalan dengan Gaza sekitar 3 Farsakh dan kedua daerah ini masuk dalam wilayah Palestina.

Ketiga, Imam Syafi’i dilahirkan di Yaman, khawatir takut telantar, ibunya membawanya ke Makkah. Ini merupakan pendapat yang paling lemah di antara pendapat yang lainnya.

Baca Juga  Honda Pamer Motor Konsep di Milan, Calon CBR750R Mulai Terendus

Mengenai pendapat pertama dan kedua walaupun secara dhahirnya kontradiksi, namun bisa dikompromikan. Perkataan Imam Syafi’i bahwa dirinya lahir di Gaza, maksudnya adalah desa. Sedangkan perkataan Imam Syafi’i bahwa dirinya lahir di ‘Asqalan, maksudnya adalah kota. Kedua tempat tersebut sama-sama masuk dalam wilayah Palestina.

Imam Syafi’i menderita penyakit Beser yang sangat parah. Hingga menyebabkan beliau meninggal dunia. Ada juga isu yang tersebar di tengah-tengah masyarakat bahwa beliau meninggal dunia karena pertikaian antara beliau dengan pemuda pengikut mazhab Maliki, karena kalah debat, pemuda ini melaporkan Imam Syafi’i ke Gubernur Mesir. Akhirnya gubernur mengirim utusan untuk membunuh Imam Syafi’i. Akan tetapi kisah ini tidak bisa dipertanggungjawabkan keotentikannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.