Iran dan Upayanya Membangun Tatanan Baru Dunia

oleh -546 views
Toni Rosyid

Di sisi lain, tak ada satupun negara yang punya nyali dan kemampuan menahan serangan Amerika dan Israel ke Iran yang menjadi penyebab perang yang mengakibatkan selat hormuz diblokade. Sebuah konsekuensi serangan yang mungkin tak pernah diprediksi bahkan oleh Amerika sendiri. Perang yang disekenariokan berakhir tiga hari, ternyata berdirasi panjang. Bahkan bisa sampai enam bulan atau lebih.

Perang teluk telah meledak. Dimulai tanggal 28 Pebruari lalu. Perang telah membawa kematian tidak saja tentara, tapi korban terbanyak adalah masyarakat sipil. Begitulah yang terjadi di setiap ada perang. Rakyat jadi korban. Pelaku perang tak pernah peduli dan jauh dari kata empati. Perang itu urusan politik, kekuasaan dan uang. Mengabaikan segala bentuk penderitaan rakyat.

Baca Juga  5 Zodiak yang Suka Batalin Janji Mendadak, Bikin Kesal!

Pasca penyerangan oleh Amerika dan Israel, Iran bersumpah: akan memberi balasan yang menyakitkan. Iran berniat membuat perang dalam durasi yang lebih panjang. Bagi Iran, ini bukan saja soal menang atau kalah, tapi ini soal harga diri bangsa Persi dan masa depan negara berpenduduk Syiah ini. Bagi Iran, perang ini adalah momentum untuk mengkhiri dominasi, bahkan penjajahan Amerika dan Israel di wilayah teluk. Dari perang ini, geopolitik dan tatanan dunia diharapkan berubah.

No More Posts Available.

No more pages to load.