Iran Setelah Khamenei: Ilusi Kejatuhan Sebuah Rezim

oleh -1,039 views

Kekuatan sesungguhnya Iran tidak hanya berada pada figur pemimpin tertinggi, melainkan pada arsitektur keamanan yang berpusat pada Garda Revolusi—sebuah institusi yang tidak sekadar berfungsi sebagai militer, tetapi sebagai penjaga kelangsungan Revolusi Islam itu sendiri.

Garda Revolusi dibentuk bukan hanya untuk mempertahankan wilayah negara, melainkan untuk memastikan bahwa sistem politik hasil Revolusi 1979 tetap berdiri. Di sekelilingnya tumbuh jaringan aparat keamanan dan milisi sipil yang menjangkau hingga ke tingkat masyarakat paling bawah, membentuk daya tahan negara yang tidak mudah dipatahkan oleh tekanan politik maupun militer.

Selama Garda Revolusi tetap solid, perubahan rezim hampir mustahil terjadi dalam waktu singkat.

Di sinilah banyak analisis dari luar sering keliru.

Mereka membayangkan Iran akan runtuh seperti Irak pada 2003 atau Libya pada 2011. Mereka mengira bahwa jika pusat kekuasaan dihantam, maka negara akan roboh dengan sendirinya.

Baca Juga  TKD SBB Tembus Rp369 Miliar, Pagu Transfer 2026 Turun Rp103 Miliar dari Tahun Lalu

Tetapi Iran bukan Irak, dan bukan pula Libya.

Iran adalah sebuah bangsa tua yang kesadarannya jauh lebih dalam daripada sistem politik yang sedang berkuasa.

Orang Iran mungkin marah kepada pemerintahnya, mungkin kecewa kepada para pemimpinnya, tetapi ketika ancaman datang dari luar, kesadaran sebagai bangsa sering kali mengalahkan semua perpecahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.