IRGC Ancam Ubah Geografi Perang Jika AS Serang Iran Lagi

oleh -18 Dilihat
Anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berpartisipasi dalam latihan militer yang bertujuan meningkatkan kemampuan tempur di Provinsi Teheran, Iran, pada 12 Mei 2026. Foto/irgc/anadolu

Namun, kesepakatan tersebut kemudian runtuh dan konflik kembali memasuki fase ketegangan. Pada September 2026, upaya diplomatik masih berlangsung melalui sejumlah mediator, sementara Teheran dan Washington tetap berbeda pandangan mengenai syarat penghentian konflik.

Dengan kondisi tersebut, pernyataan terbaru IRGC menunjukkan bahwa Teheran tidak hanya menyiapkan respons militer apabila serangan kembali terjadi, tetapi juga membuka kemungkinan perubahan wilayah dan sasaran dalam konflik.

Di sisi lain, jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Perkembangan di sekitar Selat Hormuz dan pertemuan para pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB menjadi salah satu ruang penting bagi upaya mencari jalan keluar dari konflik yang telah mengganggu keamanan kawasan dan jalur perdagangan energi internasional.

Baca Juga  Houthi Tembak Jatuh Drone Saudi di Mokha, Pertempuran Yaman Makin Memanas

sumber: sindonews

No More Posts Available.

No more pages to load.