IRGC Ancam Ubah Geografi Perang Jika AS Serang Iran Lagi

oleh -18 Dilihat
Anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berpartisipasi dalam latihan militer yang bertujuan meningkatkan kemampuan tempur di Provinsi Teheran, Iran, pada 12 Mei 2026. Foto/irgc/anadolu

Porostimur.com, Teheran — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa serangan baru terhadap Iran akan dibalas dengan perubahan besar dalam strategi pertahanan dan serangan balik, termasuk penggunaan persenjataan baru, target berbeda, serta perluasan “geografi perang”.

Peringatan itu disampaikan Juru Bicara IRGC Hossein Mohebi, dalam sebuah program televisi pada Minggu malam (20/9/2026). Pernyataan tersebut muncul ketika ketegangan Teheran-Washington kembali meningkat dan masa depan upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik masih belum jelas.

“Jika serangan baru terjadi, operasi pertahanan dan ofensif kami akan berubah secara signifikan. Kami akan mengubah persenjataan dan geografi perang, serta mengerahkan kemampuan dan kapasitas baru ke medan laga. Dunia akan terkejut,” ujar Mohebi.

Baca Juga  Kemenperin Dorong Batik Kei Punya Motif Khas dan Didaftarkan sebagai Indikasi Geografis

Ia juga mengatakan Iran telah mengidentifikasi sasaran baru yang sebelumnya belum pernah diserang.

“Target kami bukan lagi target yang sama seperti sebelumnya. Kami telah mengidentifikasi target-target baru yang belum pernah diserang,” katanya.

IRGC Klaim Siap Hadapi Perang Jangka Panjang

Mohebi menyatakan Iran memandang konflik tersebut sebagai perang yang memiliki sejumlah tahapan dan belum sepenuhnya berakhir.

Menurut dia, IRGC telah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan konflik berkepanjangan dan kini berada dalam kondisi yang disebutnya lebih siap dibanding sebelumnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.