“Ini adalah fakta sebenarnya. LAPORKAN!” tulis Trump.
Pentagon sendiri mengakui hampir 100 tentara AS mengalami luka-luka dalam dua minggu terakhir, setelah muncul laporan bahwa jumlah korban sempat diremehkan.
Sejumlah media dan pakar di Amerika menyebut perang melawan Iran sebagai salah satu konflik paling tidak populer dalam sejarah jajak pendapat modern AS, dengan biaya perang yang diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar.
Senator Ruben Gallego menilai revisi data korban menunjukkan adanya masalah serius dalam transparansi pemerintah.
“Mereka memanipulasi angka karena merekalah yang menyeret kita ke dalam perang ini dan tidak tahu bagaimana cara mengeluarkan kita,” kata Gallego.
Hingga kini, klaim Iran mengenai lebih dari 200 tentara AS yang tewas belum dapat diverifikasi secara independen. Pentagon juga belum memberikan penjelasan rinci mengenai perbedaan data korban yang muncul di situs resminya.
sumber: sindonews









