Israel Ingin Bangun Kuil Yahudi di Masjid Al-Aqsa, Akan Gelar Ritual Kurban Sapi Merah saat Idul Fitri

oleh -61 views

Masuk ke Al-Aqsa juga telah dilarang oleh Kepala Rabbi Yerusalem sejak tahun 1921, dengan dekrit yang menyatakan orang Yahudi dilarang memasuki situs tersebut kecuali “secara ritual bersih”, yang tidak mungkin dilakukan tanpa abu sapi merah.

Namun seiring dengan pergeseran politik dan masyarakat Israel ke arah agama sayap kanan, sejumlah warga Yahudi Israel yang hampir selalu merupakan pemukim, diperbolehkan mengunjungi situs tersebut secara teratur di bawah penjagaan bersenjata.

Komunitas Kuil Ketiga berharap penyembelihan sapi merah Shilo akan memungkinkan orang-orang Yahudi disucikan sehingga mereka dapat melakukan ritual dan ibadah di halaman masjid.

Penelitian yang dilakukan seorang profesor di Universitas Bar Ilan memperkirakan abu seekor sapi dapat dibuat menjadi air pembersih yang cukup untuk 660 miliar pemurnian.

Baca Juga  Jerman vs Skotlandia Buka Euro 2024, Nagelsmann Yakin Kemampuan Der Panzer

“Salah satu isu utama adalah Wakaf,” ujar Fishman, merujuk pada lembaga amal Islam yang dikelola Yordania yang mengelola Al-Aqsa. “Wakaf mendapat banyak uang dari Yordania dan saya rasa mereka tidak mau menyerahkannya.”

Menurut Fishman, langkah-langkah kecil perlu diambil untuk mengamankan kehadiran Yahudi di Temple Mount. “Komunitas Muslim sangat terpukul saat ini, dan kita harus peka. Yang kami inginkan hanyalah sebuah altar kecil,” ungkap dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.