Istri Korban Kebakaran KM Karya Indah yang Belum Ditemukan, Butuh Kepedulian Pemda Kepsul!

oleh -286 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Indrawati ialah Istri Dedi Hidayat. Dedi Hidayat diketahui sebagai salah satu korban Kapal Motor (KM) Karya Indah yang terbakar di perairan Lifmatola Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) pada Sabtu, (29/5/2021) yang hingga kini belum berhasil ditemukan oleh Tim SAR, BPBD Kepsul, TNI-POLRI, maupun instansi gabungan tim lainnya.

Peristiwa nahas itu, sekarang telah menjadi bumerang bagi Ibu dari dua anak itu, yakni Indrawati.

Jangankan Indrawati, siapapun yang telah mengalami hal seperti itu, secara manusiawi tentunya akan mengalami frustasi yang sama. Lantas, bagaimana dengan nasib Indrawati yang harus menanggung beban keluarga dengan menghidupkan kedua anak tanpa ayah?

Saat ditemui awak media, Jumat, (4/6/2021) di kediamannya, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Indrawati sangat mengharapkan adanya kepedulian dari Pemerintah. Sebab Indrawati mengaku, semenjak insiden tersebut terjadi sampai pada saat ini, belum ada pihak pemerintah daerah, dalam hal ini bupati dan wakil bupati, belum pernah menjenguknya sebagai bentuk perhatian.

Sambil menangis, Indrawati berkata, “kami pertama kali didatangkan oleh Bupati sebelumnya Ahmad Hidayat Mus pada 2005 sebagai tenaga guru kontrak. Namun yang lainnya sudah di angkat, akan tetapi saya, suami saya, dan satu teman kami saat ini tidak bernasip sama, bahkan upah yang kami terima sudah tidak seperti awal kami datang kesini. Selain itu, untuk tempat tinggal kami saat ini, kami tidak dipedulikan, misalnya rumah guru. Tetapi pihak kodim 1510 yang menampung kami sungguh, sedih kami saat ini,” kisahnya penuh tetesan air mata.

Baca Juga  Korpri Masih Berharap Jokowi Naikkan Gaji PNS di 2020

Indrawati bilang, dirinya tidak mengharapkan uang dari Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, namun paling tidak bupati Sula bisa bertemu dirinya sebagai bentuk kepedulian dirinya sebagai warga Sula.

“Meski kami bukan berdarah Sula, namun kami saat ini adalah penduduk Sula. Sehingga harusnya Pemda Sula beri perhatian, bukan masalah rupiah. Akan tetapi sprit kepada saya agar bisa melewati ini semua dengan baik,” pintanya.

Sekedar informasi, Indrawati adalah tenaga honorer di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sanana sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris! (am)

No More Posts Available.

No more pages to load.