Porostimur.com, Jakarta — Isu yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia enggan menerima permohonan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, untuk bertemu belakangan ramai diperbincangkan di tengah masyarakat Maluku.
Kabar tersebut menyebar cepat dari mulut ke mulut hingga ke sejumlah platform media sosial. Isu ini bahkan memunculkan spekulasi bahwa pemerintah pusat kurang memberi perhatian terhadap persoalan strategis sektor energi, pertambangan, dan kelistrikan di Provinsi Maluku.
Namun, kabar itu langsung dibantah oleh Tenaga Ahli Menteri ESDM, Umar Lessy.
Menteri Bahlil Terbuka Bertemu Kepala Daerah
Umar menegaskan bahwa sejak awal menjabat, Menteri Bahlil selalu membuka ruang komunikasi dengan seluruh kepala daerah, termasuk Gubernur Maluku.
“Pak Menteri selalu menyediakan waktu untuk bertemu dengan para gubernur. Tidak benar kalau dikatakan beliau enggan menerima Gubernur Maluku,” ujar Umar Lessy kepada porostimur.com di Jakarta, Senin (12/1/2025).
Menurutnya, persoalan yang terjadi bukanlah soal penolakan, melainkan penyesuaian jadwal. Ia menjelaskan, baik Menteri ESDM maupun Gubernur Maluku sama-sama memiliki agenda padat sehingga belum menemukan waktu yang tepat untuk bertemu secara langsung.
“Jumat tanggal 9 Januari kemarin sebenarnya sudah diagendakan, hanya saja Pak Gubernur ada agenda lain,” jelasnya.











