Jangan Paksakan Rakyat Berteriak Merdeka, jika Perutnya Masih Kosong

oleh -592 views

Syahdan, jawaban atas pertanyaan mengapa bangsa Indonesia mau merdeka di tahun 1945 adalah keinginan bebas menentukan nasib sendiri, tidak dikendalikan bangsa lain (baca: penjajah). Bung Karno penyambung lidah rakyat Indonesia melanjutkan arti bebas merdeka bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas. Jembatan yang menghubungkan antara keadaan rakyat yang belum adil sejahtera karena penjajahan saat itu dengan keadaan rakyat yang adil sejahtera karena mampu merubah nasibnya sendiri melalui pembangunan. Hal yang serta merta dapat dirasakan akibat merdeka pada 1945 adalah berdirinya Republik Indonesia sebagai negara berdaulat. Berdaulat terhadap wilayah dan berdaulat terhadap pemerintahan. Indonesia tidak perlu meminta izin atau persetujuan bangsa dan negara lain untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Baca Juga  Daftar Sementara Peserta Liga Champions 2026, Liverpool Amankan Slot

Namun demikian, daulat wilayah dan pemerintahan masih belum sepenuhnya diikuti kedaulatan di bidang-bidang lainnya. Mengancik 79 tahun kemerdekaan Indonesia, kedaulatan di bidang pangan masih diperdebatkan banyak pihak. Jika memang berdaulat di bidang pangan, mengapa impor pangan deras melaju membuat produsen pangan domestik terhimpit bahkan ada yang gulung tikar? Jika memang berdaulat di bidang pangan, mengapa ketergantungan rakyat begitu tinggi terhadap bahan pangan impor?

No More Posts Available.

No more pages to load.