JAR, Cara Baru Membangun Maluku

oleh -462 views

Oleh: Dino Umahuk, jurnalis dan penulis

SENG ada provinsi, kabupaten/kota deng negeri yang miskin. Yang ada hanyalah provinsi, kabupaten/kota deng negeri yang salah urus. Lantaran itu, para pemangku kekuasaan harus haus terhadap semua kemungkinan terbaik dan paling efektif mengelola pembangunan. Termasuk katong pung pamarentah di Maluku.

Sejak berpisah dengan Maluku Utara pada tahun 1999 hingga tahun 2022 ini, Maluku masih tercatat dalam tabel 10 provinsi termiskin di Indonesia, itu artinya, sampe oras ini. Sampe oras ini anana, Maluku masih tetap miskin, inga itu bae-bae.

Nah, supaya Maluku kalaur dari belenggu kemiskinan, kedepan beta menyebut strategi pembangunan Maluku sebagai Jalur Aman Rakyat (JAR) sebuah peta jalan baru bagi pembangunan Maluku yang lebih emas. Berikut poin-poinnya:

Pertama, pembangunan haruslah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Gagasan ini harus dipahami sebagai upaya sebuah pemerintahan yang menjadi solusi atas masalah rakyat. Secara umum, masalah rakyat itu bisa katong dikategorikan dalam empat hal: bagaimana rakyat hidup lebih sehat sehingga harapan hidup lebih panjang, bagaimana rakyat lebih cerdas sehingga lebih mampu mengembangkan potensi dan keterampilan hidupnya untuk dapat meraih hidup yang lebih baik, bagaimana rakyat lebih produktif menciptakan pendapatan dan daya beli, serta bagaimana rakyat dapat hidup lebih bahagia. Jadi isu pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan hidup, pembuatan regulasi, dan tata kelola harus ditempatkan dalam kerangka penyelesaian empat masalah itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.