Ia menjelaskan bahwa tugas para imam dan pengajar TPQ tidak hanya berlangsung pada bulan suci Ramadan, tetapi dilakukan sepanjang tahun dalam membina kehidupan religius masyarakat di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemerintah daerah memandang peran tersebut sebagai bagian penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan moral masyarakat.
“Para imam dan guru TPQ menjalankan peran yang sangat penting karena mereka tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga membimbing masyarakat serta mendidik generasi muda agar memahami dan mencintai Al-Qur’an sejak dini,” katanya.
Menjangkau Wilayah Kepulauan
Tauhid Soleman juga menyampaikan bahwa penerima insentif tidak hanya berasal dari wilayah Pulau Ternate, tetapi juga mencakup para imam, syara, dan guru TPQ yang bertugas di kecamatan kepulauan seperti Pulau Hiri dan Pulau Moti.
Ia berharap insentif yang diberikan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para imam dan guru TPQ untuk terus menjalankan tugas keagamaan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para imam, syara, dan guru TPQ untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan dedikasi, karena apa yang dilakukan merupakan bagian dari amal ibadah,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan ibadah menjelang akhir bulan suci.










