Kalabendu

oleh -140 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Saya tidak tahu bagaimana dua orang ini dianggap berhak mendapatkan anugerah sebagai warga utama dan teladan republik ini.

Mengapa Teddy? Apakah melayani presiden sehari-hari membuat anda memenuhi kualifikasi berjasa untuk bangsa dan negara?

Juga Haji Isam. Mengapa harus dia? Apakah ada keberhasilannya yang luar biasa? Bukankah dia baru mulai bekerja untuk food estate dan transisi energi? Proyek gasifikasi batubaranya baru mulai dan yang beli pun PLN, perusahaan negara.

Para pejabat kita dari atas hingga ke bawah sungguh kehilangan rasa dan kepekaan terhadap rakyat biasa — para pembayar pajak yang mengongkosi hidup mewah mereka.

Baca Juga  Mantan Plt Sekda Maluku Tenggara Nurjanah Yunus Dilantik Jadi Kadis Perkim Maluku

Hari ini ada demo besar di Jakarta dan Pati. Di Jakarta massa marah dengan kenaikan gaji para anggota DPR — yang sebagian besar adalah pengusaha dan artis itu. Mereka sebenarnya tidak butuh-butuh amat dengan uang. Tapi ya itulah. Mobil mereka harus belasan dan harganya milyaran sebijinya.

Di Pati, Bone, dan Cirebon ada protes. Rakyat biasa marah karena hidup mereka makin susah. Para elit membuat angka-angka yang menunjukkan bahwa hidup di negeri ini baik-baik saja. Mereka hidup dalam bubble atau gelembung yang mereka bikin sendiri.

No More Posts Available.

No more pages to load.