Kanada Luncurkan Strategi Indo-Pasifik, Sebut China Semakin Mengganggu

oleh -0 Dilihat
Kanada meluncurkan strategi Indo-Pasifik pada Ahad (27/11/2022) dan menguraikan alokasi anggaran sebesar 1,7 miliar dolar AS untuk meningkatkan keamanan militer dan dunia maya di kawasan tersebut. Foto: Mass Communication Specialist Seaman David Fi

Porostimur.com, Ottawa – Kanada telah meluncurkan strategi Indo-Pasifik baru, Minggu (27/11/2022) waktu setempat. Salah satu substansi dari strategi tersebut adalah pengerahan lebih banyak sumber daya untuk menangani China yang dianggap “mengganggu”.

“China adalah kekuatan global yang semakin mengganggu. China ingin membentuk tatanan internasional menjadi lingkungan yang lebih permisif untuk kepentingan dan nilai yang semakin menjauh dari kita,” demikian bunyi salah satu kalimat dalam strategi Indo-Pasifik baru Kanada yang memiliki tebal 26 halaman.

Strategi tersebut menyoroti intervensi luar negeri China dan perlakuan yang semakin memaksa oleh Beijing terhadap negara lain. “Pendekatan kami dibentuk oleh penilaian yang realistis dan jernih tentang China saat ini. Di bidang-bidang ketidaksepakatan yang mendalam, kami akan menantang China,” kata strategi tersebut.

Baca Juga  Weda Bay Nickel Kembali Beroperasi di Halmahera Tengah, Produksi 2026 Masih Dibayangi Ketidakpastian

Strategi tersebut pun menyatakan bahwa Kanada akan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Indo-Pasifik. “Meningkatkan keterlibatan militer dan kapasitas intelijen kami sebagai cara untuk mengurangi perilaku koersif serta ancaman terhadap keamanan regional,” katanya.

Dalam strateginya Kanada mengatakan bahwa keterlibatannya di kawasan Indo-Pasifik turut berkoordinasi dengan mitra seperti Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa. Kendati mengambil sikap menentang China, Kanada tetap mengakui pentingnya menjalin kerja sama dengan Negeri Tirai Bambu di bidang-bidang tertentu, salah satunya perubahan iklim.