Porostimur.com, Piru — Di tengah konflik yang kembali memanas antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tuntutan agar pemerintah daerah hadir langsung di tengah masyarakat terdampak semakin menguat.
Perhatian publik kini tertuju kepada Bupati SBB, Asri Arman. Hingga Sabtu (12/9/2026), Bupati disebut belum terlihat berada di lokasi konflik untuk menemui langsung warga yang terdampak bentrokan dan kebakaran rumah.
Seorang warga Desa Patahuwe kepada Porostimur.com mengaku kecewa karena pemerintah daerah dinilai belum menunjukkan kehadiran secara langsung di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Bupati tidak muncul di lokasi. Kami berharap pemerintah bisa hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat,” ungkap warga tersebut.
Menurutnya, kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan ketika situasi keamanan belum sepenuhnya stabil. Masyarakat tidak hanya membutuhkan jaminan keamanan, tetapi juga kepastian mengenai penanganan warga yang terdampak konflik.
Puluhan Rumah Terbakar, Warga Butuh Kehadiran Pemerintah
Desakan agar Pemkab SBB turun langsung muncul setelah konflik Lisabata-Patahuwe kembali memanas dan menyebabkan puluhan rumah warga dilaporkan terbakar.
Sejumlah warga juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam rangkaian peristiwa tersebut.









