Jalil, seorang nelayan yang menolong kapal tugboat tersebut mengatakan, awalnya mereka menemukan satu korban di haluan kapal.
Setelah itu, sambungnya, mereka menemukan lima orang lain. Namun, satu orang belum ditemukan.
“Kita temukan satu orang di haluan kapal, pas kita jalan sekitar 55 mm dapat lagi lima orang, pas mau cari satu orang lagi, Kaptennya pendarahan dan kita bawa ke Rawa Lombo,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Liukang Kalmas Iptu Muhammad Ashar membenarkan adanya kapal tugboat terbalik.
Dia mengatakan, dalam kejadian itu ada enam orang berhasil selamat dan satu orang dinyatakan hilang.
“ABK ada 7 orang yang diselamatkan 6 orang dan hilang satu orang,” katanya.
Pascakejadian itu, dia memerintahkan untuk membawa korban ke Makassar karena ada yang terluka.
“Saya perintahkan untuk dibawa ke Makassar untuk mendapat pertolongan. Bahkan, ada yang terluka dan luka robek di perut,” ungkapnya.
Dia menceritakan, informasi yang didapat dari ABK yang diselamatkan kejadiannya sekitar pukul 01.30 Wita mesin kapal dua-duanya mati.
“Saat itu, situasi ombak sangat besar dan kapal miring ke kanan dan tidak bisa normal hingga masuk air dan tenggelam,” ujarnya.
sumber: inews









