Di tempat yang sama, pimpinan PT Pertamina Maluku memaparkan ketersediaan mitan, gas elpiji dan sistim kerja Pertamina di wilayah Provinsi Maluku.
Selain sistem kerja, Ia juga menjelaskan terkait proses penyaluran dan jumlah minyak di setiap daerah. Termasuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan.
“Kita akan memperhatikan dan melakukan tindak lanjut yang efektif untuk keberlangsungan kebutuhan masyarakat Provinsi Maluku,” katanya.
Pada kesempatan itu, Wahid Laitupa, anggota DPRD Maluku yang hadir saat itu berharap tidak terjadi lagi kelangkaan minyak tanah. Sebab, kelangkaan mitan dapat memicu kenaikan harga bahan bakar keluarga tersebut. (valen)





