Kapolda Maluku Prihatin Banyak Anak dan Remaja Terlibat Tawuran

oleh -233 views

Porostimur.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku merasa prihatin banyak anak maupun remaja yang melakukan aksi tawuran yang diawali dengan permainan perang-perangan dengan menggunakan alat mainan seperti senjata.

Beberapa hari ini viral di medsos kelompok anak-anak yang main perang-perangan yang ujung akhirnya membuat tawuran antar warga. Ini karena tidak terima anaknya tertembak mainan atau terpukul.

Mereka ini menggunakan senjata mainan yang dampaknya akan sangat berbahaya. Sebab, meski berpeluru pelastik namun apabila ditembakkan mengenai mata bisa berdampak besar. Bahkan peluru ini juga bisa membuat luka lecet bila terkena kulit.

Permainan tawuran atau perang-perangan tersebut, kata Kapolda, bila tidak dicegah oleh para orang tua maupun tokoh masyarakat di daerah masing-masing, akan dapat meluas menjadi konflik besar.

“Saya menghimbau terkhususnya kepada orang tua untuk lebih super extra menjaga dan mengawasi anak-anak, berkaitan belakangan ini maraknya kejadian main perang-perangan bahkan sampai malam hari menggunakan mainan pistol yang menyebabkan tawuran berkelanjutan,” pintanya.

Baca Juga  Kejati Maluku Dikabarkan Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Air Bersih Pulau Haruku

Menurutnya, permainan anak dan remaja di Ambon tersebut sama sekali tidak mendidik malah cenderung sangat negatif dan potensi menimbulkan konflik atau rusuh di masyarakat. Selain bisa berdampak besar, permainan ini juga menanamkan watak kekerasan dan karakter menyakiti orang lain.

No More Posts Available.

No more pages to load.