Porostimur.com, Ternate — Kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Faida Sardi, pada Sabtu (4/10/2025), hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Dua bulan berlalu, namun penanganan perkara yang melibatkan oknum anggota Brimob, Bripda MRF, diduga mandek di Polres Ternate.
Proses Penyidikan Masih Tertahan
Kasat Lantas Polres Ternate, AKP Farha, saat dikonfirmasi Rabu (19/11/2025), menyampaikan bahwa kasus masih dalam tahap penyidikan. “Masih penyidikan saat ini, anggota masih menunggu dari pihak keluarga,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, menegaskan hasil pemeriksaan menunjukkan Bripda MRF tidak dalam pengaruh alkohol. Polda Malut juga telah memberikan bantuan duka kepada keluarga almarhumah.
Kecurigaan Publik Terhadap Lambannya Proses Hukum
Pengamat hukum di Ternate menilai lambannya proses hukum dapat menimbulkan kecurigaan publik.
“Jika tidak ada kejelasan, masyarakat akan menduga adanya upaya melindungi pelaku karena berasal dari institusi keamanan. Aparat harus membuka perkembangan kasus secara terang,” kata pengamat tersebut.
Korban, Faida Sardi, tertabrak motor Yamaha Nmax yang dikendarai Bripda MRF dari arah selatan ke utara saat hendak menyeberang jalan usai membeli gorengan. Kejadian tragis ini terjadi di Jalan Raya Kelurahan Akehuda, Kota Ternate.









