Sebagai pelayan di kedai yang baru, Anang mengatakan dirinya berharap semakin banyak pengunjung yang datang menggunakan tempat secara gratis untuk melakukan kegiatan apa saja secara positif.
“Kedai ini memang masih baru, jadi butuh sosialisasi untuk memperkenalkan Kedai ini ke masyarakat secara luas, terutama di Kota Ambon, maka dari itu dengan adanya penggunaan tempat secara gratis, diharapkan mampu mengenalkan kedai ini secara luas, sekaligus dengan adanya kegiatan yang diadakan oleh aktivis maupun berbagai komunitas dapat meningkatkan pengunjung dan tentu pembeli dari Kedai ini,” harap Anang.
Anang juga memberi pesan kepada pengunjung, agar kiranya dapat memberi saran atau masukan terhadap makanan atau minuman yang dipesan untuk pengembangan kualitas rasa dari menu di kedai “KaYe”.
Bagi yang ingin mengadakan kegiatan yang tidak terlalu mengeluarkan banyak biaya, Kedai “KaYe” ini bisa menjadi pilihan yang tepat, karena pengunjung tidak perlu membayar tempat yang digunakan, cukup membeli saja sesuai pilihan menu yang tersedia di Kedai.
Kedai ini memuat minimal kuota 100 orang untuk setiap kegiatan. Dengan konsep cafe outdoor namun tetap sejuk dan tenang, serta live music juga tersedia. (cr2/gppermi)




